Agustus 13, 2022

Villa Ming

Travel & Wisata

ternyata! Tiket Pesawat ‘Meledak’, Yang Pelesiran Malah Naik

2 min read

Jakarta, CNBC Indonesia – Harga tiket pesawat terpantau masih melambung. Yang kemudian berdampak pada lalu lintas orang menggunakan pesawat terbang.

Menurut Corporate Secretary PT Panorama Sentrawisata Tbk AB Sadewa, terjadi penurunan permintaan di segmen wisata terutama rute-rute ‘kurus’.

“Ada sedikit pengaruh yang sifatnya rekreasi pada destinasi yang bukan gemuk seperti ke Aceh, Padang. Tapi kalau ke Bali atau Makassar yang merupakan jalur gemuk untuk ada kenaikan,” kata Sadewa CNBC Indonesia, Jumat (29/7/2022).

Sementara untuk perjalanan bisnis dari kenaikan harga tiket ini belum mempengaruhi permintaan.

“Kita di Panorama juga menangani perjalanan perusahaan, di mana itu tidak terpengaruh. Karena untuk perjalanan bisnis mau tidak mau kantor harus bayar untuk operasional kan,” katanya.

Sadewa menjelaskan faktor yang membuat harga tiket naik itu disebabkan banyak maskapai yang mengurangi frekuensi, mencontohkan seperti sebelumnya ada 15 penerbangan ke Bali kini tinggal 7.

“Akibatnya hukum source dan demand from customers berlaku,” katanya. Sedangkan faktor kedua adalah kenaikan harga avtur,” ujarnya.

Hanya saja dia belum bisa membeberkan knowledge transaksi pembelian tiket pesawat di Panorama JTB. Yang jelas dampak kenaikan harga tiket pesawat ini hanya mempengaruhi segmen wisata.

Sebelumnya Ketua Umum Asosiasi Vacation Agent Indonesia (Astindo) Pauline Suharno, menjelaskan information transaksi pembelian tiket pesawat dari anggotanya melonjak drastis. Meski dihantui kenaikan harga tiket pesawat.

“Minat masih tinggi. Dari knowledge penjualan tiket pesawat di bulan Juni, penjualan tiket pesawat di bulan Juni mencapai Rp 1,7 triliun, bandingkan dari bulan Januari hanya sekitar Rp 400 miliar,” kata Pauline beberapa waktu lalu.

Menurut dia peningkatan penerbangan pada bulan Juni bertepatan juga pada musim liburan anak sekolah sehingga banyak yang berlibur, juga keperluan sekolah di luar negeri, perjalanan bisnis dan kesehatan, hingga minat perjalanan umroh.

Pantauan CNBC Indonesia, harga tiket pesawat masih terpantau tinggi, baik rute domestik maupun internasional. Namun pergerakan masyarakat masih cukup tinggi yang dibuktikan dari pembelian tiket pesawat dari perjalanan.

Mengutip system penjualan tiket perjalanan yang dilihat pada (29/7/2022) terpantau harga tiket perjalanan dari Jakarta-Singapura, masih jutaan dari sebelumnya yang masih bisa ditebus dengan harga ratusan ribu.

Seperti untuk perjalanan pada (1/8/2022) harga tiket pesawat termurah mencapai Rp 2,81 juta untuk kursi ekonomi dengan maskapai Scoot.

Sementara tiket untuk maskapai lain seperti Batik Air, Jet Star, Air Asia harus ditebus sebesar Rp 3 juta – Rp 5,1 juta. Lalu Garuda Indonesia menjual tiketnya dengan harga Rp 7,8 juta dan Singapore Airways Rp 9,2 juta.

Beda dengan penerbangan transit Harga tiket yang dijual mulai dari Rp3-15 juta. Tergantung maskapai dan seberapa banyak perjalanan transit yang dilakukan.

Berlanjut ke penerbangan domestik tujuan wisata lainnya seperti Bali. Tiket termurah bisa ditebus dengan harga Rp 1,01 juta, dengan pilihan maskapai Lion Air, Air Asia, Super Air Jet.

Sementara untuk maskapai Batik Air dan Garuda Indonesia harga tiket dibanderol dengan harga Rp 1,75 juta – Rp 1,8 juta. Harga tiket ke Bali masih cenderung sama pada penjualan tiket (13/7/2022) lalu.

[Gambas:Video CNBC]

&#13

Artikel Selanjutnya

Lebaran Usai Tapi Kok Harga Tiket Pesawat Belum Balik?

&#13

(dce)