Agustus 13, 2022

Villa Ming

Travel & Wisata

“Semoga Tidak Terjadi Penurunan Wisata di Labuan

2 min read

MAUMERE, KOMPAS.com – Ketua Asosiasi Tours And Vacation Businesses (Asita) NTT, Abed Frans berharap naiknya biaya tiket masuk ke Taman Nasional Komodo dan Pulau Padar tak mempengaruhi minat wisatawan berkunjung ke Labuan Bajo.

dekat, harga tiket masuk ke TN Komodo naik menjadi Rp 3,75 juta mulai 1 Agustus 2022.

Baca juga: Pak Jokowi, Batalkan Kenaikan Tiket Masuk Taman Nasional Komodo

Abed mengungkapkan, tidak mempersoalkan kenaikan harga tiket masuk. Namun, pemerintah harus mempertimbangkan untuk mempertimbangkan industri pariwisata di Labuan Bajo.

“Setuju atau tidak, sudah tidak jadi masalah lagi, bagaimana kita menghadapinya. Semoga ke depan tidak terjadi penurunan permintaan wisata di Labuan Bajo dan TN Komodo secara khusus,” ujar Abed, saat dihubungi, Jumat (22/7/2022).

Menurutnya, para pelaku wisata, khususnya biro perjalanan, sudah menyiapkan strategi khusus dengan menawarkan unggulan maupun destinasi baru lainnya di NTT.

Namun, pemerintah harus menyiapkan destinasi lain sebagai pilihan, khusus wisatawan yang tidak mau mengeluarkan biaya besar untuk TN Komodo.

“Pada dasarnya kita siap. Intinya biro perjalanan itu pasti menjual berbagai destinasi wisata. Tapi pemerintah juga harus menyiapkan destinasi-destinasi yang lain,” katanya.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan, rencana kenaikan harga tiket hanya berlaku di Pulau Komodo dan Pulau Padar karena ada kepentingan untuk konservasi.

Baca juga: Jokowi ke Labuan Bajo, Asosiasi Agen Travel Minta Kenaikan Tiket TN Komodo Dibatalkan

Sementara untuk biaya ke Pulau Rinca tidak ada kenaikan harga tiket.

Komodo di Pulau Rinca dan (Pulau) Komodo itu sama. Wajahnya juga sama. Kalau mau lihat Komodo, silakan ke Rinca. Mengenai bayarnya, tetap. Kalau mau lihat Komodo di pulau Komodo, ya silakan tapi harganya berbeda. Sebenarnya simpel seperti itu, jangan dibawa ke mana-mana,” ujar Jokowi, Kamis.

Dapatkan pembaruan berita pilihan dan berita terkini setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik website link https://t.me/kompascomupdate, kemudian be part of. Anda harus menginstal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.