Desember 7, 2022

Villa Ming

Travel & Wisata

Perlengkapan Solo Hiking untuk Para Pemula

4 min read
Perlengkapan Solo Hiking

Perlengkapan Solo Hiking, Mendaki gunung memang menjadi kegiatan yang paling digemari kalangan muda, banyak yang bilang kalau mendaki gunung itu bikin kecanduan. ketika kita mendaki gunung ada rasa tersendiri yang membuat kita bahagia dan puas.

Tapi terkadang kita cukup susah untuk mengatur jadwal bersama teman, disaat kita ada waktu luang, teman kita malah berhalangan, begitupun sebaliknya. Karena itu tak jarang yang memutuskan untuk mendaki gunung sendirian atau solo hiking.

Sebelum kamu mencoba untuk solo hiking pastikan kamu sudah membaca tips di bawah ini. Berikut ini adalah tips mendaki gunung sendirian (solo hiking) yang bisa kamu terapkan nanti.

Perlengkapan Solo Hiking untuk Para Pemula

Diperlukan persiapan yang sangat matang untuk mendaki terutama gunung-gunung di Indonesia. Tidak hanya persiapan fisik dan mental saja, tapi juga persiapan peralatan untuk melakukan hiking.

Maka dari itu, kami ingin memberi sedikit pengetahuan untuk kamu yang baru memulai hobi hiking. Barang dan peralatan apa saja yang kamu perlukan untuk mendaki gunung agar kamu selalu aman. Inilah beberapa peralatan penting untuk hiking.

1. Sepatu Hiking

Jalur pendakian yang licin dan kadang berbatu membuat kamu harus memakai sepatu khusus hiking. Didesain secara khusus untuk kegiatan outdoor, sepatu hiking akan membuat langkah para pendaki lebih lancar.

Sepatu hiking memiliki daya cengkram yang lebih kuat sehingga pendaki tidak akan mudah tergelincir. Selain itu, bahan sepatu yang kuat terhadap berbagai cuaca juga akan melindungi kaki secara maksimal.

2. Tas Gunung (Carrier)

Lamanya mendaki menuntut kamu untuk membawa perlengkapan hiking yang komplet. Nah, agar semua perlengkapan hiking tersebut bisa disimpan dalam satu tas, gunakanlah tas gunung atau carrier.

Kalau bisa, pilih tas gunung yang anti air (waterproof) untuk melindungi semua perlengkapan hiking dari hujan. Untuk berjaga-jaga, gunakan carrier berwarna cerah. Hal ini akan memudahkan pendaki lain menemukanmu saat sedang berada di hutan.

3. Bekal Makanan dan Alat Masak

Penting untuk membawa bekal makanan dan cadangan minuman saat naik gunung karena stamina tubuh harus selalu terjaga supaya kamu bisa mendaki sampai ke puncak. Jangan membawa makanan dalam porsi yang pas, sebaiknya bawa makanan tambahan untuk satu hari.

Kalau total waktu mendaki kira-kira dua hari, maka bawalah makanan untuk porsi tiga hari. Selain makanan berat, kamu juga harus bawa snack kering yang bisa kamu makan sewaktu-waktu.

4. Baju Ganti dan Jas Hujan

Cuaca di atas gunung cenderung berkabut dan sering hujan. Maka dari itu, kamu harus selalu menyediakan jas hujan setiap kali naik gunung. Jas hujan akan melindungi tubuh kamu dari siraman hujan serta terpaan angin.

Jangan lupakan baju cadangan, karena bagaimana pun kamu akan menghabiskan waktu berhari-hari di atas gunung. Pilih pakaian yang tipis tapi bisa menyerap keringat. Juga gunakan pula pelindung kepala seperti topi atau beanie.

5. Matras dan kantong Tidur

Kalau malas membawa tenda, maka bawalah matras dan juga kantong tidur atau sleeping bag. Kedua barang tersebut memang dinilai lebih praktis untuk dibawa saat mendaki. Baik matras dan sleeping bag, keduanya dapat melindungi sekaligus membuat tidur lebih nyaman.

6. Peralatan Serbaguna

Tak pernah ada yang bisa menebak situasi dan kondisi di gunung. Untuk itu, bawalah perlengkapan serba guna seperti korek api, pisau mulitfungsi, jarum dan benang, peniti, dan lain sebagainya yang sekiranya akan dibutuhkan nantinya. Korek api sendiri sangat dibutuhkan untuk membuat api unggun, memasak, atau melindungi diri dari ancaman hewan liar.

Penting juga untuk dibawa, tisu kering dan tisu basah berguna untuk membersihkan segala hal, mulai dari membersihkan baju, piring, gelas, dan benda lainnya. Bahkan tisu basah bisa kamu manfaatkan untuk mengelap badan atau pun wajah.

7. Senter atau headlamp

Untuk memberikan pencahayaan di malam hari, jangan hanya mengandalkan senter dari handphone karena cahayanya yang tak begitu kuat. Sebaiknya, gunakan senter atau headlamp untuk membantu memberikan pencahayaan yang maksimal. Ohiya, kamu juga perlu membawa baterai cadangan kalau sewaktu-waktu senter atau headlamp kehabisan baterai.

8. Obat Pribadi

Kalau benda yang satu ini tentu tak boleh kamu lewatkan. Memang sih, kamu sudah mempersiapkan stamina dari jauh-jauh hari agar tubuh tetap fit selama mendaki gunung. Tapi, ada baiknya untuk tetap membawa obat-obatan.

Bagaimana pun, obat-obatan menjadi bagian dari prosedur darurat saat mendaki gunung. Obat-obatan yang dapat kamu bawa di antaranya, obat merah, plester, alkohol, obat flu, obat penghilang nyeri, obat sakit perut, obat pusing dan mual.

9. Kantong Plastik

Kantong plastik menjadi benda penting yang harus kamu bawa saat mendaki gunung. Meski begitu, jangan meninggalkan sampah di area pendakian. Simpanlah semua sampah di dalam kantong plastik terlebih dahulu, lalu bawa kembali kantong plastik tersebut sampai kamu menemukan tempat sampah. Selain menampung sampah, kantong plastik juga bisa digunakan untuk menyimpan baju kotor.

10. Air Cadangan

Mendaki gunung bukan hal yang mudah dan tentu saja kamu memerlukan banyak air agar tidak dehidrasi. Walaupun banyak tersedia ‘air alam’ di sana, namun akan lebih baik kalau kamu membawa air cadangan sendiri.

Itu saja beberapa perlengkapan solo hiking yang penting untuk dibawa. Pastikan juga kamu siap secara fisik dan mental yah.