Desember 7, 2022

Villa Ming

Travel & Wisata

Pantai Selatan Yogyakarta Diterjang Gelombang Pasang, Ini

2 min read

TEMPO.CO, Yogyakarta – Gelombang pasang sempat menerjang sejumlah titik pantai selatan Yogyakarta pada Sabtu pagi, 16 Juli 2022. Sejumlah pantai favorit wisatawan yang tersebar di Kabupaten Bantul dan Gunungkidul terkena dampak meski tak ada korban luka maupun jiwa.

Puluhan warung dan lapak warga yang tersebar di beberapa lokasi, seperti di Pantai Depok Kabupaten Bantul, Pantai Indrayanti, Baron, dan Drini di Kabupaten Gunungkidul porak poranda akibat gelombang pasang itu.

“Bagi wisatawan sebenarnya tidak masalah, silakan tetap datang, yang penting jangan mendekat ke pantai dulu,” kata Koordinator Research and Rescue (SAR) Satlinmas III Bantul Muhammad Arief Nugraha.

Arief mengatakan di Kabupaten Bantul sendiri, hanya Pantai Depok yang terimbas gelombang pasang. Pantai Depok yang ada di barat Pantai Parangtritis merupakan salah satu pusat kuliner laut favorit wisatawan karena menyajikan ikan segar langsung dari tangkapan para nelayan.

“Untuk kondisi pantai lain seperti Parangtritis dan Parangkusumo relatif masih aman,” kata Arief.

Meski Pantai Depok merupakan pusat kuliner dan bukan kawasan bermain air seperti di Parangritis, pengunjung diimbau tetap membuat bibir pantai.

“Kalau jajan di Pantai Depok monggo, yang penting jangan jajan yang terlalu pinggir dulu, yang agak tengah dulu saja,” kata dia.

Arief mengatakan, pasca-terjangan gelombang pasang itu para pedagang yang sudah berdiri atau lokasinya paling dekat pantai otomatis tidak menjual.

“Tapi kalau pedagang di lapis kedua atau lokasinya agak jauh dari bibir pantai, masih bisa beroperasi biasa,” kata dia.

Tim SAR Bantul pasca-kejadian gelombang pasang itu meningkatkan kewaspadaan melalui petugas di lapangan.

“Petugas yang piket rutin sebanyak 20 personel yang kami bagi dua titik, satu kelompok di Pantai Parangtritis dan sisanya di Pantai Depok,” kata dia.

“Dengan kejadian ini kami tambah regu cadangan 20 personel untuk sarana yang rusak,” Arief menambahkan.

Kepala Stasiun Meterorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta Warjono pada Sabtu menyatakan wilayah perairan dan Samudera Hindia Selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta selama tiga hari ke depan, 17-19 Juli masih didominasi gelombang tinggi.

“Selama tiga hari ke depan gelombang laut diperkirakan 2,5 hingga 4 meter, masuk kategori tinggi,” kata Warjono.

PRIBADI WICKSONO

Baca juga: Pesona Pantai Depok Yogyakarta, Menikmati Seafood Segar

Selalu update details terkini. Simak berita terkini dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-put in aplikasi Telegram lebih dulu.