Agustus 13, 2022

Villa Ming

Travel & Wisata

Astindo Prediksi Minat Wisatawan ke Pulau Komodo Turun

2 min read

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua DPP Asosiasi Vacation Agent Indonesia (Astindo) Pauline Suharno memproyeksikan minat wisatawan berkunjung ke Taman Nasional (TN) Komodo akan menurun karena kenaikan biaya masuk ke Pulau Padar dan Pulau Komodo menjadi Rp 3,75 juta for each orang for each tahun mulai 1 Agustus 2022 ini .

“Harga naik pasti mempengaruhi (kunjungan). Tarif Rp 3,75 juta berlaku setahun, turis mana yang dalam setahun bolak balik berkunjung ke Komodo,” ujar Pauline saat dihubungi Tribunnews, Senin (1/8/2022).

Biaya masuk itu, menurut Pauline, membuat agen vacation harus menghitung ulang harga paket perjalanan ke TN Komodo.

Menurutnya, saat ini paket termasuk biaya tiket pesawat pergi pulang, biaya penginapan di kapal, serta biaya masuk TN Komodo pada kisaran Rp12-15 juta.

“Sekarang dengan kenaikan harga tiket masuk, travel agent harus kalkukasi ulang dan menaikkan harga penawaran,” kata Pauline.

Padahal, ucap Pauline, para agen vacation sudah lebih dulu menjual paket perjalanan tersebut. Sehingga komitmen yang ada antara penjual dan pembeli harus berubah.

Baca juga: Akademisi Kritik Tarif Masuk TN Komodo Rp 3,75 Juta: Tak Ada Kaitan Biaya Masuk dengan Konservasi

Apalagi, wisatawan nusantara (wisnus) maupun (wisman) biasanya merencanakan perjalanan dengan anggaran tertentu.

“Menyulitkan bagi para pelaku travel yang sudah berkomitmen menjual paket wisata kepada turis. Patut diingat wisman wisnus ini merencanakan perjalanan dengan anggaran tertentu, tertentu,” tutur Pauline.

Seharusnya, jika pemerintah ingin fokus terhadap konservasi, pulau inti di TN Komodo saja yang ditutup. Namun, pulau-pulau lainnya tetap bisa dikunjungi dengan masuk yang relatif terjangkau bagi para biaya.

Baca juga: Peluncuran Aplikasi Manajemen Kunjungan ke Komodo Ditolak Warga, Apa Tanggapan Sandiaga?